Iqbal Farabi Berbagi Pengalaman Bisnis Berbagai Lini di Channel YouTube Ini

AyoJadiPengusaha.com – Jika ada orang yang memberi masukan bahwa berbisnis itu harus fokus, maka masukan itu jelas tidak dipakai oleh Iqbal Farabi. Di bawah bendera PT Benang Komunika Infotama (Bcomm) di tahun 2003, entrepreneur berdarah Minang ini justru mencoba menebar jala di berbagai lini bisnis.

Keinginan eksplorasi yang tinggi sudah muncul sejak ia kecil. Walaupun orang tuanya berlatar belakang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Iqbal mencoba untuk hidup tidak hanya tergantung pada uang saku, sehingga ia mencoba berbagai jenis usaha. Kegigihan itulah yang masih ia bawa hingga sekarang hingga sudah menggeluti berbagai jenis bisnis mulai dari telco network service, IT solution, integrated media, pertambangan, hingga restoran. Pengalaman hidupnya ini dikupas lebih dalam pada podcast di channel YouTube ‘Ayo Jadi Pengusaha’ (3/9/2020).

Dalam podcast yang dipandu oleh Dr. Anggawira, M.M. Wakil Ketua Umum HIPMI dan Anggota Komite Investasi BKPM, Iqbal bercerita bahwa keinginan menjadi pengusaha sudah muncul sejak ia duduk di sekolah dasar. Tanpa adanya uang saku, ia mencari cara untuk mendapatkan uang dengan membuka jasa mengerjakan PR teman. Setelah mencoba berbagai macam usaha semasa sekolah, selepas lulus SMA ia terpilih untuk mewakili Jakarta Pusat dalam ajang Abang None.tahun 1999.

“Waktu itu saya ingin mendapatkan uang, tapi tidak mau didasari dengan penjualan saja melainkan juga dari penugasan-penugasan Abang None, itulah alasan saya ingin terjun dalam ajang itu. Menjadi Abnon itu selain dibayar, saya juga banyak belajar tentang public speaking, networking, industri pariwisata, dan ilmu-ilmu itu yang kemudian saya implementasikan di dalam bisnis.” ujar Wakil Komite Tetap Bidang UMKM Kadin Indonesia tersebut.

Iqbal pun lanjut bercerita tentang pengalamannya kuliah sambil bekerja di call center salah satu provider ternama pada malam harinya. Menurut Iqbal, dari situlah ia banyak belajar ilmu berbisnis, mulai dari hal kecil yang sangat penting yaitu menangani berbagai complain dari customers. Pelan-pelan ia coba mendalami seluk-beluk industri telco dengan banyak berdiskusi dengan supervisor dan kepala departemen. Akhirnya, ia pun tergugah untuk memulai bisnisnya sendiri dalam bidang telco, khususnya content provider.

“Orang tua saya sempat kaget, saya kuliah jurusan hukum tapi mainnya kok di IT. Saya bukannya tidak mau menjadi pengacara, tapi saat itu content provider lagi booming. Tentunya saya tidak mau kehilangan momentum di kesempatan emas itu, makanya saya coba terjun langsung walau hanya bermodal nekat. Tak disangka, 2 TV swasta besar menghubungi saya dan memberikan programnya kepada saya,” ujar pria yang berhasil menyabet Juara 2 Teknopreneur Award dari bisnis tersebut.

Setelah sudah 18 tahun ia terjun di berbagai bidang usaha, Ia juga dipercaya sebagai Ketua Kompartemen Telematika Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) masa bakti 2008 – 2011. Masuknya Iqbal di kepengurusan BPP HIPMI bukannya tanpa proses. Sebelum masuk BPP HIPMI, ia tercatat sebagai anggota BPD HIPMI Jaya. Dan saat ini, ia merupakan pengurus di Kamar Dagang Indonesia (KADIN).

Iqbal memang sebelumnya sudah pernah menjajal bisnis kuliner dengan franchise dan investasi food court, namun di tahun 2020 ini ia juga mencoba bisnis kuliner rumahan dengan mengandalkan masakan lezat istri tercinta, Sissy Farabi. Dengan menawarkan bermacam pasta dan desserts, produk-produknya dipasarkan melalui instagram @mrs.farabi.

“Cikal bakalnya masuk kuliner itu sudah cukup lama berawal saya sudah mencoba beberapa franchise, saya ambil pelajaran dari situ lalu saya ambil tempat dimana bisa menyediakan restaurant jadi tidak hanya satu restoran tapi kita main di foodcourt. Dan di 2016 akhir saya putuskan untuk investasi di foodcourt. Untuk saat ini, saya lagi coba kuliner rumahan dengan masakan istri. Kuliner rumahan ini juga punya potensi, apalagi di masa pandemi sekarang“ tutup pria kelahiran Balikpapan ini pada channel ‘Ayo Jadi Pengusaha’.

Ayo Jadi Pengusaha adalah gerakan yang lahir dari semangat pengabdian masyarakat untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Gerakan yang diprakarsai oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini bertujuan untuk merespon masalah ekonomi di Indonesia dengan menghadirkan platform pelatihan kewirausahaan secara offline dan online demi meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia

 

Write a comment